Selasa, 08 Oktober 2019

Studi Kasus Terhadap Perusahaan yang Menggunakan TIK

Studi kasus Perusahaan PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI)


Chevron Pacific Indonesia (CPI) adalah anak perusahaan dari Chevron yang bertugas mengeksplorasi minyak yang ada di Riau. Sebelum diambil alih oleh Chevron, perusahaan ini bernama Caltex Pacific Indonesia yang berdiri pada tahun 1924. Para karyawan CPI ditempatkan di 4 kota di Riau yaitu Dumai, Duri, Minas dan Rumbai. CPI juga merupakan perusahaan minyak kontraktor terbesar di Indonesia, dengan produksi sudah mencapai 2 miliar barrel.


IT YANG DIGUNAKAN OLEH Chevron Pacific Indonesia (CPI)

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi dan mengarah kepada kompetitor global, PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) memiliki dan menerapkan teknologi informasi untuk proses pengadaan barang dan jasa (e-procurement) untuk memenuhi kebutuhan operasinya. CPI adalah perusahaan minyak dan gas Indonesia yang pertama kali menerapkan modul buyer, disamping modul sourcing, contract dan modul analisis dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk meningkat kemampuan mengolah, mengelola, menyalurkan dan mendistribusikan informasi ke publik. Saat ini ada beberapa perusahaan minyak dan gas Indonesia yang telah menerapkan teknologi informasi dengan memanfaatkan kemajuan di bidang IT. Untuk pengadaan proses barang dan jasa dengan aplikasi berbasis web.
Kajian penerapan teknologi informasi di PT. Chevron Pasific Indonesia(CPI) bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapannya bermanfaat bagi public. Untuk menilai kinerja system, perlu ditentukan stakeholder terkait, criteria penilaian dan indicator yang dinilai. Penerapan teknologi antara lain harus memenuhi kriteria tepat guna (user friendly), hemat biaya (cost saving), hemat waktu (reduce cycle time), serta memiliki infrastruktur yang memadai. Sedangkan sebagai Perusahaan Kontraktor Kerjasama bagi hasil (KKKS) harus memenuhi rasa keadilan dan transparansi, serta sesuai hukum atau perundangan yang berlaku. Pembahasan dan analisa dilakukan secara statistik deskriptif terhadap kuesioner yang didistribusikan secara purposif sampling. Analisis kualitatif juga dilakukan terhadap jawaban terbuka kuesioner dan hasil wawancara terhadap pimpinan tertinggi Supply Chain Management (SCM) Chevron di Indonesia dan staf BPMIGAS.


MANFAAT PENGGUNAAN IT

Penggunaan E-Procurement akan mengurangi biaya dan menambah profitabilitas. Prinsip – prinsip E-procurement menguntungkan bagi perusahaan yang menerapkannya seperti manfaat yang di dapat oleh Chevron

Prinsip-prinsip dari e-procurement adalah:

At the right place.

Delivered at the right time.

Are of the right quality.

Of the right quantity.

From the right source.



Source :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar