Kamis, 23 November 2017

Pengalaman Membuat Game Anak


Pada Kesempatan kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya membuat game sederhana dalam rangka pengerjaan tugas softskill bersama kelompok saya. Game ini ditujukan untuk anak-anak kisaran 4-8 tahun. Game ini bernama “Choco Break”. Game yang di desain untuk bermain memantulkan bola untuk menghancurkan brick. Setiap brick yang hancur akan dihitung menjadi score. Kelompok saya menggunakan aplikasi ClickFusion 2.5 yang merupakan bawaan dari software Steam. Penggunaan ClickFusion menurut saya sangat membantu dalam proses pembuatan game ini.  Dalam proses pembuatan game ini saya cukup membantu dalam penyelesaian game ini.

Berikut adalah tampilan awal dari game ini.


Pada tampilan awal digunakan 3 button yaitu:

1.       Play ( untuk memulai game )

2.       Exit ( untuk keluar dari game )

3.       High Score ( untuk melihat hasil skor tertinggi )


Jika di klik play maka akan muncul tampilan seperti ini



Dalam game ini, pemain diberi 3 kali kesempatan apabila bola jatuh. Pembuatan tampilan disini cukup sulit karena kita harus menyesuaikan saat brick hancur maka nilai score akan bertambah. Setiap warna blok berbeda poin, untuk blok putih/silver bernilai 5poin sedangkan coklat bernilai 2 poin. Poin tersebut akan ditambahkan dan masuk dibagian score.

Berikut ini adalah tampilan dari high score.


Di sini tidak cukup sulit karena tidak banyak harus ditampilkan, cukup menampilkan hasil score tertinggi saja.


Selasa, 06 Juni 2017

Alasan Tari Tradisional Indonesia Lebih Membanggakan dari Tarian Modern

Banyak anak muda di Indonesia sekarang yang kurang mengetahui kesenian daerah Indonesia. Padahal kalau mempelajari kesenian dan budaya Indonesia, kita tidak akan pernah dibuat bosan. Dari Sabang sampai Merauke, ada beragam bahasa daerah dan kesenian tradisional. Berikut beberapa alasan tari tradisional Indonesia lebih membanggakan dari tarian modern :

1    Tarian tradisional Indonesia itu otentik, asli dari kebudayaan kita.
Tarian tradisional Indonesia itu asli, tidak menjiplak atau meniru bangsa lain. Tarian Indonesia juga sangat halus dan memiliki nilai estetika yang tinggi.

2.    Hampir tiap tarian memiliki makna sejarah.
Setiap tari tradisional di Indonesia mempunyai nilai sejarah yang sangat tinggi. Biasanya tari-tari ini mengadaptasi dari lingkungan dan cerita tempat tumbuhnya tari tersebut.

3.    Mewakili karakter daerah masing-masing.
Karena diadaptasi dari lingkungan tempat lahir dan tumbuhnya tari tersebut, maka setiap tarian tradisional di Indonesia mempunyai karakter yang mewakili daerahnya.

4.    Dalam sekejap kamu tahu tarian Indonesia itu menarik, baik dari gerakan maupun kostumnya.
Bagaimana tidak menarik? Semua tari tradisional di Indonesia mempunyai beragam gerakan dan kostum yang sangat indah. Jika orang Barat menyukai tarian kita karena variasinya yang unik, kenapa kita nggak?

5.    Ada beraneka ragam fungsi tarian tersebut dalam masyarakat.
Jika kita pernah membaca ensiklopedia tentang pengetahuan sosial di Indonesia, kita akan melihat betapa beragamnya tari-tarian dan kostum serta bahasa daerah yang ada. Semua tarian tradisional dari Sabang sampai Merauke tidak ada yang sama 100 persen. Kita tidak akan pernah bosan melihat dan belajar tari-tari tersebut.

6.    Estetika dan filosofinya tidak bisa dijiplak oleh sembarang orang.
Jangan khawatir kalau ada bangsa lain yang meniru atau mengklaim kebudayan dan tarian di Indonesia. Hal itu sangatlah tidak mungkin karena kesenian tersebut memiliki roh yang sudah menyatu dengan tempat lahirnya. Jikalau dijiplak, pasti akan ada terasa yang kurang ataupun berbeda.

7.    Ada simbol bermakna di setiap gerakannya.
Setiap gerakan di dalam tari mempunyai simbol. Seperti gerakan-gerakan tari klasik  mempunyai beberapa gerakan seperti sedang berdandan, berperang, menyisir rambut dan masih banyak lagi. Kalau dipelajari lebih dalam, tarian itu akan jadi lebih menarik untuk dinikmati.

8.    Terdapat filosofi yang tinggi.
Selain mempunyai nilai estetika yang tinggi dan makna yang dalam, tari-tari tradisional memiliki filosofi yang tinggi. Cerita dari tari tersebut mengandung nilai-nilai kehidupan.

Oleh karena itu, kita sebagai anak Indonesia harus bangga mempunyai tarian tradisional yang mempunyai ciri khasnya masing-masing dari beberapa daerah berbeda. 

Selasa, 25 April 2017

Permasalahan Budaya di Indonesia

 Perubahan budaya yang sangat pesat membuat manusia yang tadinya tertutup menjadi manusia modern. Hal tersebut terjadi karna adanya arus globalisasi. Ilmu komunikasi dan teknologi telah merubah bangsa secara mendasar.
     Padahal kebudayaan Indonesia adalah hal yang wajib atau harus dilestarikan supaya tidak punah. Seharusnya dengan adanya teknologi yang canggih memudahkan kita untuk membagikan atau share informasi kebudayaan Indonesia ke seluruh dunia. Tetapi hal tersebut malah berkebalikan, maksudnya masyarakat modern malah meninggalkan kebudayaan Indonesia dan malah mengikutin kebudayaan Barat.
    Hal tersebut membuat kebudayaan semakin terkikis. Misalnya saja syarat dalam sebuah acara adalah diadakannya ritual supaya sebagai suatu tanda penghormatan bagi penguasa. Tetapi hal tersebut mungkin sudah jarang ditemukan di Indonesia, karena masyarakat telah berubah dan telah dicuci otak oleh globalisasi.
     Pengaruh globalisasi menjadi sarana penghibur alternatif bagi sebagian masyarakat modern, sehingga membuat mereka tidak tertarik kembali akan adanya budaya nasional Indonesia.
     Sebaiknya untuk menghindari itu semua sebelum kebudayaan kita benar-benar hilang adalah dengan menyadarkan diri kita sendiri, karena pentingnya akan kesadaran budaya nasional bukan malah membangga-banggakan budaya bangsa asing. Kemudian ajarkan kepada anak cucu kita supaya lebih mencintai budaya sendiri dibanding budaya luar yang justru lebih berbahaya.

Selasa, 14 Maret 2017

Pengertian CInta, Kasih, dan Sayang

v  Pengertian Cinta

Menurut Abraham Maslow dalam Teori Hierarki Maslow
Cinta merupakan kebutuhan pada manusia. Dalam teori ini cinta berarti kasih sayang dan rasa terikat (to belong). Rasa saling menyayangi dan terikat satu sama lain, antara individu satu dengan individu lainnya. Maslow mengatakan bahwa kita semua membutuhkan rasa diingini dan diterima oleh orang lain. Ada yang memusakan kebutuhan ini melalui berteman, berkeluarga, atau berorganisasi. Tanpa ikatan ini,kita akan kesepian.( sobur,2003:277)

Menurut Erich Fromm
Dalam bukunya The Art of loving, Erich Fromm (1983) menyatakan bahwa cinta sebagai alat untuk mengatasi keterpisahan manusia,sebagai pemenuhan kerinduan akan kesatuan.tetapi di atas kebutuhan eksistensi dan menyeluruh itu, timbul suatu kebutuhan biologis, yang lebih spesifik yaitu keinginan untuk menyatu antara kutub-kutub jantan dan betina. Ide pengutupan ini diungkapkan dengan adanya mitos bahwa pada mulanya laki-laki dan wanita adalah satu, kemudian mereka dipisahkan menjadi setengah setengah dan sejak itu sampai seterusnya, setiap laki-laki terus mencari belahan wanita yang hilang dari dirinya untuk bersatu kembali dengannya.(sobur,2003:419)

Menurut Kahlil Gibran
Cinta adalah satu-satunya kebebesan di dunia karena cinta itu membangkitkan semangat hukum-hukum kemanusiaan dan gejala-gejala alami pun tak bisa mengubah perjalannya. Cinta ibarat seekor burung yang cantik, meminta untuk ditangkap tapi menolak untuk disakiti.

Menurut Quraish Shihab
Cinta adalah kencendrungan hati kepada sesuatu karena kenikmatan atau manfaat yang dapat diperoleh dari yang dicintai.

Menurut Hamka
Cinta adalah perasaan yang mesti ada pada setiap manusia. Ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih, dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, dan perkara tercela lainnya. Tetapi jika ia jatuh ke tanah yang subur, disana akan tumbuh kesucian hati, keikhlasan, setia, budi pekerti yang tinggi, dan lain-lain yang terpuji.

v  Pengertian Kasih

Kasih /ka·sih/ n perasaan sayang (cinta, suka kepada): pria itu menaruh -- kepada gadis tetangganya;-- bersabung dalam hati, ki menanggung rindu (cinta berahi);
-- mesra perasaan sangat kasih; perasaan kasih yang berlebihan: istrinya dibelainya dengan penuh -- mesra; (KBBI online)

Menurut W.J.S.Poerwardarminta
Kasih dalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduaanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.

v  Pengertian Sayang

Menurut W.J.S Poerwadaminta 
Yaitu perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka pada seseorang. Dalam berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta. Dalam kasih sayang sadar atau tidak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka,  sehingga keduannya merupakan suatu kesatuan yang utuh. Seorang remaja menjadi frustasi, morfinis, berandalan dan sebagainya itu disebabkan karena kekurangan perhatian dan kasih sayang dalam kehidupan keluarga.

Cara Menunjukan Cinta :
  • Bagi saya pribadi mencintai itu mempunyai makna yang luas dan beragam dan hampir tidak dapat didefinisikan. Cinta sendiri bisa kita tunjukan tidak hanya kepada sesama manusia namun juga terhadap semua makhluk hidup. Cinta itu sendiri kita tunjukan melalui perbuatan yang menunjukan kepedulian kita secara emosianal terhadap orang yang kita cintai. Jadi jika kita mencintai seseorang tunjukanlah dengan perbuatan, bukan hanya dengan kata kata.

Cara Menunjukan Kasih :
  • Kasih sendiri merupakan rasa simpati kita terhadap sesama. Cara menunjukannya juga beragam, dengan memberikan perhatian kita saja sudah dapat dikategorikan terhadap kasih terhadap sesama manusia, dengan kata lain kasih itu menyebarkan kebaikan kepada orang orang.

Cara Menunjukan Sayang :
  • Hampir mirip dengan cinta namun rasa sayang adalah hal yang lebih mengarah ke perasaan nyaman terhadap seseorang. Jadi jika kita menyayangi seseorang kita tunjukan jika kita bisa menjaganya untuk nyaman bersama kita dan menjaga agar mereka tak kecewa terhadap perilaku kita.



Referensi :
Alex Sobur, 2003. Psikologi Umum Dalam Lintasan Sejarah. Bandung : CV Pustaka Setia.